template laporan keuangan perusahaan jasa

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Jasa (Gratis Template!)

Dalam dunia bisnis, membuat laporan keuangan perusahaan merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Hal ini diperlukan agar perusahaan mampu mengetahui setiap aktivitas yang berkaitan dengan penggunaan uang perusahaan selama periode tertentu.

Laporan keuangan perusahaan jasa dibutuhkan untuk menganalisis kondisi keuangan, maka diperlukan laporan yang berisi segala sesuatu berkaitan dengan keuangan perusahaan, baik itu laporan arus kas, laporan laba rugi, laporan neraca, dan sebagainya. 

Dalam hal ini, kami telah memberikan template gratis yang bisa kamu download untuk memudahkan kamu dalam membuat laporan keuangan perusahaan jasa.

Jenis Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa adalah suatu perusahaan yang menjual produk berupa jasa kepada konsumen. Produk jasa yang dijual dapat berupa pelayanan (service), maupun penawaran keahlian dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Sebagai contoh, perusahaan yang bergerak di bidang jasa, seperti:

  • Bengkel
  • Bank
  • Salon
  • Perusahaan ekspedisi (jasa pengiriman barang/surat)
  • Servis elektronik, dan lain-lain.

Laporan keuangan perusahaan jasa dan perusahaan lain pada dasarnya tidak jauh berbeda, hal-hal yang harus ada dalam laporan keuangan perusahaan jasa, antara lain laporan neraca (balance sheet),  laporan laba rugi (profit and loss statement), laporan arus kas (cash flow statement), laporan perubahan modal, dan laporan utang.

1. Laporan Neraca (Balance Sheet)

Di bidang akuntansi, laporan neraca menjadi salah satu prioritas pembuatan laporan keuangan. Laporan neraca menggambarkan tentang kesehatan kondisi finansial perusahaan selama satu periode akuntansi. Laporan neraca sangat diperlukan sebagai bahan pertimbangan perusahaan untuk memutuskan langkah terbaik yang bisa dilakukan dalam menjalankan bisnis. 

Oleh karena itu, laporan neraca perlu kamu pelajari terlebih dahulu sebelum membuat laporan arus kas. Dalam pembuatan laporan neraca, kamu juga membutuhkan laporan laba rugi untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan saat ini. Adapun bentuk-bentuk laporan neraca dalam perusahaan jasa, antara lain disusun dalam bentuk neraca scontro dan neraca staffel.

Neraca Scontro

Laporan neraca scontro merupakan laporan neraca di mana modal awal didapatkan berdasarkan data yang terdapat di laporan perubahan modal. Oleh karena itu, dalam pembuatan laporan neraca berbentuk scontro, kamu harus membuat laporan laba rugi terlebih dahulu. Setelah laporan laba rugi siap, kamu harus membuat laporan perubahan modal. Hal ini karena laporan perubahan modal baru bisa disusun berdasarkan data di laporan laba rugi.

Neraca Staffel

Mayoritas orang belum memahami perbedaan pasti antara laporan neraca berbentuk scontro dan staffel. Hal ini karena bentuk laporan neraca staffel disusun tidak jauh berbeda dengan laporan neraca scontro. Perbedaannya adalah neraca staffel memiliki bentuk tabel vertikal yang disusun dari atas ke bawah. Neraca staffel menempatkan saldo di bagian samping dalam kolom debit kredit.

2. Laporan Rugi Laba (Profit and Loss Statement)

Selanjutnya, laporan keuangan perusahaan jasa yang perlu diketahui adalah laporan laba rugi atau profit and loss statement. Laporan ini menginformasikan tentang pendapatan dan pengeluaran bisnis dalam periode akuntansi tertentu. 

Pada umumnya, laporan laba rugi perusahaan jasa memuat komponen-komponen, seperti pendapatan, harga pokok penjualan, dan beban usaha. Komponen pendapatan pada umumnya berisi catatan penerimaan perusahaan ketika penjualan jasa berhasil dilakukan. Sedangkan, pendapatan yang diperoleh dari penyelenggaraan akan diakui setelah dilakukan. 

Sementara itu, komponen harga pokok produksi memuat beban utama dari pendapatan paket jasa yang ditawarkan kepada konsumen. Di sisi lain, komponen pengeluaran atau beban usaha menginformasikan tentang semua pengeluaran (overhead). Misalnya, biaya promosi, iklan, dll. Sedangkan beban umum dan administrasi ada gaji karyawan dan juga tunjangannya, fasilitas karyawan, penyusutan, dan sewa gedung.

Berdasarkan data dari laporan laba rugi, perusahaan jasa akan mengetahui  kinerja perusahaan berdasarkan laporan keuangannya. Adapun, dalam membuat laporan laba rugi perusahaan jasa terdiri dari dua step, antara lain single step dan multiple step.

Single Step

Laporan laba rugi berbentuk single step, secara umum dibuat dengan cara menjumlahkan keseluruhan pendapatan dan beban perusahaan. Setelah itu, selisih dari pendapatan dan beban perusahaan bisa diketahui jumlahnya sebagai laba atau kerugian perusahaan.

Multiple Step

Berbeda dengan laporan laba rugi bentuk single step, laporan laba rugi berbentuk multiple step memiliki pengelompokannya tersendiri berdasarkan dari jenis pendapatan dan juga beban perusahaan. 

3. Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)

Pada umumnya, laporan arus kas (cash flow statement) merupakan sebuah laporan keuangan yang memuat informasi tentang aktivitas operasional, investasi, dan juga keuangan perusahaan jasa. Tujuan dari pembuatan laporan arus kas sendiri yaitu untuk menyajikan informasi secara detail sehingga memudahkan pihak-pihak yang berkepentingan untuk menilai keuangan perusahaan. 

Laporan arus kas ini juga akan dimanfaatkan dalam pembuatan laporan keuangan lainnya untuk menilai seberapa jauh pengaruh dari aktivitas yang dilakukan perusahaan terhadap kondisi keuangan dan jumlah kas. 

Sederhananya, laporan arus kas memuat informasi, seperti sumber aliran kas dan laporan pengeluaran kas. Kemudian, dari laporan tersebut akan diketahui jumlah pendapatan dan juga pemakaian kas. Jika terdapat perubahan laporan neraca yang turut diikuti perubahan kas, maka harus dicatat atau diperlihatkan dari mana sumber kas tersebut. 

4. Laporan Perubahan Modal (Ekuitas)

Kemudian, ada laporan perubahan ekuitas atau modal, yaitu sebuah laporan perusahaan jasa maupun barang yang menginformasikan tentang perubahan-perubahan yang berlangsung atas modal perusahaan. Adapun hal-hal yang terdapat dalam laporan perubahan modal/ekuitas, antara lain modal awal, laba rugi bersih, setoran atau penarikan, serta modal akhir. 

Modal awal yang bertambah adalah keuntungan yang lebih tinggi ketimbang prive (penarikan uang untuk keperluan pribadi pemilik usaha). Sedangkan, apabila modal berkurang, berarti jumlah keuntungannya lebih sedikit ketimbang prive.

5. Laporan Utang

Laporan utang perusahaan jasa merupakan suatu laporan yang memberikan dan menyajikan informasi secara detail mengenai transaksi penambahan dan pengurangan utang perusahaan disertai dengan jumlah saldo akhir utang dari masing-masing supplier.

Untuk memudahkan pencatatan atau manajemen utang secara terperinci, perusahaan jasa dapat membuat laporan kartu utang.

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Jasa

Berikut 3 contoh laporan keuangan perusahaan jasa, yang bisa kamu download secara gratis di link download yang tertera.

Laporan keuangan perusahaan jasa umum 

Untuk mendapatkan template gratis laporan keuangan perusahaan jasa, silakan kamu tekan link di bawah ini untuk mulai mengunduhnya.

Link download template (gratis): Klik di sini.

cta template laporan keuangan perusahaan jasa

Mau pembuatan laporan keuangan yang lebih praktis, otomatis, dan real time untuk melancarkan kegiatan usahamu? Yuk, pakai aplikasi Nesto dengan klik tautan ini, GRATIS 3 bulan!

Leave a Comment