cover contoh perencanaan usaha

3 Contoh Perencanaan Usaha dan Cara Mudah Membuatnya

Membangun bisnis skala apa pun tanpa ada perencanaan, ibarat membangun rumah tanpa ada rencana desain konstruksi. Perjalanan usaha bisa berantakan tak tentu arah, maka dari itu contoh perencanaan usaha penting dipelajari.

Perencanaan usaha yang dipikirkan secara matang sangat penting bagi visi dan langkah bisnis selanjutnya.

Setiap langkah kecil, bagi pengusaha terkadang mengandung risiko besar. Misalnya, ketika akan mengambil pinjaman ke bank, berkolaborasi dengan mitra bisnis, atau mendatangkan investor, maka pengusaha perlu rencana yang strategis.

Akan tetapi, menulis perencanaan usaha juga tidak gampang. Hanya sedikit orang yang tahu bagaimana sih membuat rencana bisnis yang tepat. Selain itu, tidak ada rencana bisnis yang terlihat sama untuk semua industri. 

Tenang! Coba cek panduan contoh perencanaan usaha berikut, untuk mendapatkan gambaran rencana bisnis kamu ke depannya dan bagaimana cara mudah membuatnya.

3 Contoh Perencanaan Usaha Terbaik

1. Contoh perencanaan usaha Startup

contoh perencanaan usaha startup
Sumber: Venngage

Untuk model bisnis startup, membutuhkan tampilan bisnis plan yang atraktif dan mencuri perhatian investor. Terutama, bagi startup yang benar-benar baru dirilis, harus berupaya ekstra bisa menggandeng investor ke bisnisnya. 

Cara ideal untuk membuat rencana bisnis bagi startup adalah pitch deck harus dirancang lebih berani, inilah yang membuatnya mudah diingat dan aspiratif.

2. Contoh perencanaan usaha Airbnb

contoh perencanaan usaha airbnb
Sumber: Venngage

Bisnis akomodasi dengan mengundang orang asing untuk tinggal di rumah selama akhir pekan, tampak seperti konsep gila. Ini sebelum Airbnb menjadi salah satu perusahaan terbesar dan terkenal di dunia. 

Seperti semua startup yang sukses, Airbnb menciptakan sistem yang kuat dan aktif sedari nol merintis. 

Dalam contoh rencana bisnis tersebut, untuk model startup memperkenalkan konsep benar-benar baru, sebaiknya tidak perlu berbelit-belit. Jelaskan saja masalah secara ringkas, sederhana, dan to-the-point apa solusi yang ditawarkan.

Contoh untuk Airbnb, misalnya: “Dengan platform Airbnb, siapa pun yang menjadi pengguna platform bisa menyewakan kamar di tempat tinggalnya bagi pelancong/wisatawan.

3. Contoh perencanaan usaha Sequoia Capital

contoh perencanaan usaha Sequoia Capital
Sumber: Venngage

Sequoia Capital adalah salah satu perusahaan modal ventura paling sukses di dunia, mendukung startup yang sekarang memiliki nilai pasar saham gabungan lebih dari $1 triliun, menurut analisis Forbes.

Dalam rencana bisnisnya, Sequoia Capital memberikan penawaran menarik dengan perusahaan mitranya. Ini sebabnya, perusahaan tersebut memiliki format contoh bisnis plan standar yang direkomendasikan. 

Selain formatnya yang sederhana, rencana bisnis tersebut mudah dibaca dan jelas dengan kontennya. Perhatikan bagaimana tiap slide atau tiap halamannya berisi kata-kata singkat dan padat. Bahkan, ketika semua slide ditampilkan sekaligus di layar, teksnya dapat dibaca dengan mudah.

Cara Mudah Rencana Usaha

business plan

Setelah kamu melihat beberapa contoh perencanaan usaha di awal artikel ini, ada beberapa hal lagi yang perlu diketahui. Berikut di antaranya:

Langkah 1: Tulis ringkasan eksekutif

Ringkasan eksekutif adalah berupa kata pengantar yang mengaitkan dengan rencana usaha. Kenapa pembaca harus percaya pada bisnismu? Jelaskan secara singkat, padat, dan tawarkan bisnismu. 

Selain itu, lengkapi ringkasan ini dengan data penjualan, rencana, atau model operasi. Tapi, jangan melewati lebih dari 2 halaman. 

Sertakan juga poin-poin penting berikut: 

  •     Nama bisnis
  •     Alamat
  •     Latar belakang bisnis
  •     Daftar barang/jasa yang ditawarkan

Langkah 2: Tulis deskripsi bisnis

Pada langkah kedua, jelaskan secara lebih detail tentang bisnismu. Apa peluang bisnis yang bisa kamu manfaatkan? Apa target pasarnya? Bagaimana bisnismu bisa lebih menonjol dari pesaing? Ungkapkan bagaimana bisnismu lebih unggul daripada pesaing. 

Langkah 3: Analisis pasar

Setiap bisnis akan melakukan analisis pasar dan para kompetitor. Para pesaing bukan hanya dari perusahaan besar, dan terkadang perlu disertakan data-data sebagai bukti.

Di sini, kamu bisa menggambarkan industri dan pasar tempat usaha akan beroperasi. Jelaskan terperinci peluang yang akan dimanfaatkan bisnismu. Apakah riset pasar mengungkap suatu trend yang unik? Kalau iya, ini adalah tempat untuk menunjukkannya ke pembaca. 

Ilustrasikan juga bagaimana trend kompetisi pasar. Misalnya, apa saja yang dilakukan pesaing untuk bisa sukses? Atau, apa saja kelemahan pesaing? Bagaimana pesaing akan bereaksi untuk merespon kegagalannya? Apakah bisnismu akan mengambil pelanggan dari pesaing? Bagaimana caranya?

Langkah 4: Struktur operasional

Sekarang, masuk ke detail nyata dari bisnismu. Bagaimana cara bisnismu beroperasi setiap hari. Rencana bisnis yang sebenarnya dimulai di langkah keempat. 

Apa struktur hukum bisnismu? Apakah kepemilikan tunggal? Sertakan legalitas dan perizinannya. Bila perlu, cantumkan bagan atau struktur organisasi. 

Langkah 5: Deskripsi produk

Selanjutnya, langkah kelima adalah tempat menjelaskan secara rinci apa yang bisnis tawarkan. Apa barang atau jasa yang dijual? Bagian ini mendeskripsikan spesifikasi, keunggulan, atau detail lainnya secara jelas. 

Pastikan untuk menjelaskan produk atau layanan dan bagaimana membedakan dari produk sejenis. Berapa harganya? Bagaimana pengaruhnya di pasaran bila dibandingkan dengan pesaing? 

Yang tak kalah penting, ungkapkan bagaimana rencana promosi atau strategi pemasarannya. Kamu bisa merinci bagaimana sih agar target pasar bisa mengenal dan membeli. 

Apa saja pesan iklan yang ingin kamu promosikan dan kenapa hal itu sesuai dengan produk dan audiens target? Bagaimana kamu akan membangun brand awareness dan mempertahankan loyalitas pelanggan? 

Langkah 6: Informasi modal

Ingin calon investor baca rencana bisnismu? Kalau begitu, sertakan bagian sumber pendanaan usaha. Jelaskan dengan rinci berapa banyak yang kamu minta dan mengapa. 

Misalnya, kamu ingin pinjaman atau investasi sebesar Rp50.000.000. Jelaskan untuk apa sebenarnya uang itu akan dipakai. Apakah Rp20.000.000 untuk membeli peralatan/mesin, Rp30.000.000 untuk biaya bahan baku, dan sebagainya. Selain menjelaskan untuk apa dana tersebut dipakai, sebutkan juga estimasi pengembalian keuntungan dengan jelas. 

Langkah 7: Analisis dan proyeksi keuangan

Selain menambahkan nominal pendanaan atau rencana anggaran belanja dalam bisnis plan, tambahkan juga analisis keuangan.

Dua hal yang perlu diperhatikan: 

  • Ilustrasikan gambaran kinerja bisnis di masa lalu dan tunjukkan perkembangannya di masa depan. 
  • Gunakan bagan dan gambar agar semakin mudah menjelaskan secara visual.

Jika bisnismu sudah berjalan selama beberapa tahun, tunjukkan stabilitas dan kinerja keuangan untuk meyakinkan pembaca. Tapi, kalau memang bisnismu benar-benar masih baru, jelaskan saja proyeksi keuangan secara realistis. 

Contohnya, kalau penjualan sudah meningkat dengan stabil 5% setiap kuartal. Kamu tidak boleh tiba-tiba mengasumsikan pertumbuhan penjualan 50% per kuartal, karena itu tidak realistis. 

Cari tahu bagaimana kinerja bisnis yang faktual. Sertakan juga laporan laba rugi, laporan neraca, laporan arus kas, laporan perubahan modal, serta pencatatan transaksi lainnya selama beberapa tahun jika memungkinkan. Ketika mempresentasikan gambaran keuangan, sebaiknya proyeksikan visi bisnismu selama lima tahun ke depan.

cta contoh perencanaan usaha

Gimana, sudah paham cara membuat business plan setelah melihat contoh perencanaan usaha yang ada di artikel ini? Biasanya, pemberi pinjaman seperti bank atau investor butuh rencana usaha untuk memahami gambaran usahamu. 

Soal membuat laporan neraca, laporan laba rugi, atau laporan arus kas, kamu tidak perlu repot membuat sendiri. Percayakan pada Nesto yang sudah berpengalaman menangani urusan pembukuan bertahun-tahun. 

Kamu bisa fokus ke strategi pemasaran atau mencari sumber pendanaan bisnis, ketimbang menangani pembukuan yang menyita waktu kalau dicatat manual.

Yuk, pakai Nesto sekarang juga, untuk daftar FREE Trial 3 bulan.  Ada pertanyaan atau butuh konsultasi pembukuan? Kontak Whatsapp: +62 851-5608-2477 atau email: contact@nesto.id.

Leave a Comment