cover perbedaan invoice dan kuitansi

Jangan Keliru! Ini 4 Perbedaan Invoice dan Kuitansi

Dalam berbisnis, kamu mungkin saja menerima invoice (faktur tagihan) dan kuitansi, meski keduanya sekilas terlihat mirip, tapi sebagai pemilik bisnis, ada beberapa perbedaan penting yang perlu dipahami. 

Yuk, pelajari lebih lanjut tentang perbedaan invoice dan kuitansi dalam artikel ini. Pertama, kita simak dulu definisi invoice secara lebih rinci. Selanjutnya, kita kupas perbedaan mendasar invoice dan kuitansi. 

Apa Itu Invoice?

Dari segi pengertiannya, invoice atau faktur tagihan dikenal juga sebagai faktur penjualan. Dokumen ini menjadi dokumen penagihan pembayaran ke pelanggan atau klien. 

Biasanya, invoice dibuat dan dikirimkan oleh pedagang/pemberi jasa untuk meminta pembayaran atas produk atau layanan yang sudah dipakai konsumen. Di dalamnya, terdapat semua detail pembelian produk dan jasa. 

Karena tujuan invoice adalah meminta pembayaran, maka invoice diterbitkan tepat setelah produk atau jasa diterima pelanggan. 

Secara umum, invoice harus memiliki rincian informasi berikut:

  • Nama bisnis, logo, dan informasi kontak
  • Informasi kontak klien
  • Nomor invoice
  • Tanggal tagihan
  • Tanggal jatuh tempo pembayaran
  • Daftar terperinci produk dan layanan dengan harganya
  • Diskon, pajak, dan biaya tambahan lainnya
  • Jumlah total
  • Syarat pembayaran

Semua informasi ini diperlukan agar klien tahu persis apa yang seharusnya dilakukan dalam hal pembayarannya, termasuk jumlah pajak, diskon, tanggal jatuh tempo, biaya keterlambatan/denda (bila ada), dan metode pembayaran, atau lainnya. 

Apa Itu Kuitansi? 

Sedangkan, tanda terima atau kuitansi adalah dokumen yang dibuat oleh pedagang untuk membuktikan bahwa klien memang benar-benar sudah menyelesaikan pembayarannya. 

Kuitansi diterbitkan hanya jika setelah pelanggan membayar pembelian mereka, dan uangnya sudah diterima oleh pedagang atau bisnis tersebut. 

Biasanya, tanda terima atau kuitansi berisi rincian transaksi penjualan, di antaranya: 

  • Informasi kontak bisnis dan klien
  • Daftar terperinci layanan dan produk
  • Jumlah total yang dibayarkan
  • Tanggal penjualan dan tanggal ketika tagihan dibayar

Sebagian besar bisnis atau pelaku UMKM di era modern telah menggunakan software untuk membuat dan mengirimkan tanda bukti pembayaran secara digital.

Apa Perbedaan Invoice dan Kuitansi? 

Seperti yang diketahui, meski sama-sama terkait dalam hal pembayaran, antara invoice dan kuitansi terdapat beberapa perbedaan mendasar. Berikut di antaranya:

1. Arti

Invoice adalah dokumen bisnis yang dikeluarkan atau diterbitkan untuk meminta pembayaran atas pembelian barang atau jasa. 

Sedangkan, kuitansi berfungsi sebagai bukti pembayaran dan menjadi dokumen yang dikeluarkan setelah penagihan produk, pada saat klien sudah melunasi pembayaran. 

2. Tujuan

Tujuan utama dari invoice adalah memberikan gambaran kepada pelanggan tentang pesanan mereka. Termasuk berapa banyak jumlah yang terutang, serta kapan pembayaran tersebut jatuh tempo. 

Tetapi, pada kuitansi atau tanda terima, dokumen akan dibuat sebagai bukti sah bahwa klien benar-benar sudah membayar kepada penjual.

3. Waktu diterbitkan/dibuat

Perbedaan invoice dan kuitansi selanjutnya adalah dari segi waktu dibuat atau waktu diterbitkan. Invoice diterbitkan setelah pengiriman pesanan dan sebelum pembayaran dilakukan. 

Namun sekarang tergantung pada jenis invoice, ada kalanya kamu mungkin menerbitkan invoice sebelum pengiriman produk atau jasa. 

Misalnya, kalau kamu berurusan dengan proyek besar, kamu bisa membagi uang pembayaran proyek menjadi beberapa tagihan, dan tidak lunas sekaligus. Hal ini biasanya dilakukan agar arus kas bisnis tetap sehat. 

Contohnya, Rudi adalah desainer website dengan tarif Rp10.000.000. Kemudian, ia membagi tagihan tersebut ke dalam 4 tahap pengerjaan. Jadi, masing-masing invoice yang dikirimkan Rp2.500.000 per tahap yang sudah diselesaikan. 

Sementara itu, untuk kuitansi, biasanya diterbitkan atau dikeluarkan setelah pembayaran dilakukan. 

4. Rincian

Dilihat dari sudut pandang rincian, baik invoice maupun kuitansi memang sama-sama memiliki rincian informasi kontak antara penjual dan pembeli. Selain itu, terdapat rincian total uang yang akan dibayarkan untuk pembelian tersebut. 

Akan tetapi, salah satu perbedaan invoice dan kuitansi adalah invoice berisi informasi yang lebih rinci mengenai transaksi penjualan. Dalam dokumen tersebut, diuraikan jumlah total yang terutang.

Sementara pada kuitansi, informasi bisa saja lebih singkat, hanya dicantumkan daftar nama produk dan jasa, serta jumlah total yang dibayarkan. 

Perbedaan mendasar lainnya yang perlu diketahui adalah invoice memiliki nomor invoice. Sedangkan, kuitansi memiliki nomor kuitansi/nomor tanda terima. 

Tabel Perbedaan Invoice dan Kuitansi

PerbedaanInvoiceKuitansi
TujuanInvoice dibuat untuk meminta pembayaran.Kuitansi adalah bukti pembayaran yang diterima.
Waktu penerbitanInvoice diterbitkan sebelum pembayaran dibayarkan.Kuitansi dikeluarkan setelah pembayaran dilakukan.
Apa yang dinyatakanInvoice mencakup jumlah total yang harus dibayar atau harus dibayar.Kuitansi tersebut mencakup berapa jumlah yang telah dibayarkan dan bagaimana cara pembayarannya.
PenggunaanPengembalian dana tidak dapat diklaim berdasarkan invoice.Klaim pengembalian dana membutuhkan kuitansi pembayaran yang dilakukan.
Untuk melacakBarang atau jasa yang dijual.Barang atau jasa yang dibeli.

Cara Membuat Invoice dan Kuitansi

Setelah mengetahui beberapa perbedaan invoice dan kuitansi, penting juga untuk diingat, dalam invoice perlu disertakan lebih banyak informasi secara detail ketimbang kuitansi. 

Jadi, meskipun invoice dan kuitansi sama-sama berkaitan dengan proses pembayaran. Namun, keduanya adalah dokumen yang sangat berbeda dan memiliki fungsi yang berlainan. 

Karena salah satu perbedaan invoice dan kuitansi adalah tujuannya, maka penulisannya juga berbeda, lho!

Yuk, ketahui komponen apa saja yang perlu dicantumkan dalam invoice dan kuitansi. Simak, ya, agar perbedaannya makin jelas.

InvoiceKuitansi
Tanggal invoiceTanggal pembayaran
ID invoiceID faktur rujukan
Informasi vendorID kuitansi
Informasi klienInformasi vendor
Item baris dengan deskripsiInformasi klien
Jumlah total yang harus dibayarJumlah total yang dibayarkan
Syarat pembayaranCara Pembayaran
Tenggat waktu
Instruksi pembayaran
Kebijakan pembayaran

Bisnis yang Sukses Didukung Software Pembuat Invoice dan Kuitansi

cta perbedaan invoice dan kuitansi

Setiap bisnis yang sukses biasanya mengeluarkan invoice dan kuitansi. Mulai dari freelancer, bisnis kecil, UMKM, toko kelontong hingga perusahaan berkembang, semua mungkin saja menerbitkan invoice dan kuitansi. 

Begitu juga bisnis yang menjual produk atau jasa, perlu mengeluarkan invoice dan tanda terima pembayarannya. 

Berkat teknologi, bisnis dapat mengirim invoice dan kuitansi melalui email. Sehingga, lebih cepat dan efisien, ketimbang harus mencetak di atas kertas, dan mengirimkan via pos. 

Salah satu software pembuat invoice dan pengelolaan paybills adalah Nesto Accounting Software. Didukung fitur invoice dan paybills yang akan menyederhanakan pembuatan invoice serta mengelola tagihan secara otomatis, cukup di satu platform. 

Harganya terjangkau, mulai dari Rp180.000 per bulan, mudah diintegrasikan dengan kebutuhan akuntansi bisnis lainnya, jadi bebas ribet dan kamu bisa lebih fokus mengembangkan bisnismu.

Silakan coba GRATIS 3 bulan, melalui tautan ini, ya. Atau, kamu bisa Whatsapp: +62 851-5608-2477 & email: contact@nesto.id bila ada pertanyaan atau info detail lainnya.

Leave a Comment