wirausaha adalah

Wirausaha: Pengertian, Karakteristik, dan Jenis-jenisnya

Kaum milenial dan generasi penerusnya dikenal sebagai wirausaha yang ulet. Kamu mungkin juga sering mendengar orang-orang di sekitarmu ingin sukses berwirausaha dan memulai bisnis sendiri. 

Ketimbang jadi staf, banyak anak-anak muda zaman sekarang yang memilih wirausaha. Bisa dibilang wirausaha adalah impian dan cita-cita ‘keren’ yang dikejar generasi masa kini. 

Tapi, apa yang diperlukan agar sukses berwirausaha? Bisakah seseorang menjadi wirausaha tanpa inovasi? Lalu, apakah benar, ada orang yang memang terlahir menjadi wirausaha?

Yuk, simak penjelasan tentang apa arti wirausaha dan jenis-jenisnya di bawah ini!

Pengertian Wirausaha

Bisa dibilang wirausaha adalah orang yang memiliki inisiatif dan inovasi serta tanggung jawab dalam menerjemahkan ide-idenya menjadi peluang bisnis yang bermanfaat bagi banyak orang. 

Seorang wirausaha tidak hanya memberikan ide, tapi juga mengubah inovasi dan idenya menjadi bisnis yang bernilai ekonomis. Ia membangun bisnis dan mengambil risiko-risiko secara terukur. 

Jadi, dapat disimpulkan bahwa wirausaha adalah orang yang selalu mencari terobosan dan perubahan, menanggapi, kemudian memanfaatkannya sebagai peluang bisnis. 

Karakteristik Wirausaha 

Wirausaha sering diidentikkan dengan orang yang penuh semangat, ide cerdas, terobosan baru, dan revolusioner. Contohnya, seperti Mark Zuckerberg, Jeff Bezos, Elon Musk, dll.

Meski berkiprah di bidang masing-masing, namun wirausaha memiliki beberapa karakteristik khas, di antaranya: 

1. Motivasi diri

Wirausaha adalah individu yang memiliki motivasi diri tinggi dengan passion untuk berkreasi dan berinovasi. Mereka yakin pada kemampuan diri sendiri serta ide-ide bisnis agar mereka bisa melalui tantangan yang menghadang. 

2. Mengambil keputusan 

Wirausaha perlu membuat keputusan yang sulit dan cepat. Sebab, hal ini bisa mempengaruhi kelangsungan bisnis di masa depan, termasuk para karyawan, dan pemangku kepentingan lainnya bergantung pada keputusan pemilik usaha. Maka dari itu, salah satu karakter penting untuk seorang wirausaha adalah tidak boleh ragu-ragu. 

3. Toleransi risiko 

Dalam prosesnya, wirausaha adalah orang yang sering dihadapkan dalam pengambilan risiko yang tinggi, bahkan terkadang harus menghadapi kegagalan atau kerugian moneter. Oleh karena itu, wirausaha harus mampu menerima berbagai risiko.

4. Kreativitas 

Wirausaha adalah orang kreatif, dia mampu melihat peluang bisnis yang mungkin tidak dilihat orang lain. Di mana ada masalah, wirausaha memiliki pemikiran out-of-box yang dapat membantu menemukan solusi secara tepat dan kreatif. 

5. Optimisme 

Salah satu karakter yang perlu dimiliki wirausaha adalah keyakinan tinggi pada kesuksesan, berpikir positif, dan tetap maju meski banyak risiko dan tantangan. Sikap optimis akan membentuk kepercayaan diri dan membangkitkan semangat bagi diri sendiri maupun orang-orang di sekitar. 

6. Orientasi masa depan 

Seorang wirausaha selalu memikirkan masa depan sebelum mengambil keputusan. Semua keputusan dapat berorientasi pada keuntungan jangka panjang yang besar, ketimbang hanya memikirkan keuntungan kecil dalam jangka pendek. 

7. Independen 

Wirausaha berpikir kreatif dan tidak terpengaruh oleh orang lain yang tidak setuju dengan ideologi mereka. Seringkali bisnis dibangun dengan kerja sama tim yang selaras dan satu visi. 

8. Fleksibilitas 

Wirausaha cukup fleksibel mencoba dan melakukan sebagian besar tugas yang bisa dilakukan. Mereka juga fleksibel untuk improvisasi dan mengubah tujuan bila diperlukan. 

9. Pola pikir petualang 

Wirausaha seperti seorang petualang. Mereka tertarik pada tantangan, berani menghadapi risiko, dan yakin pada kemampuan diri sendiri. Terkadang, semakin besar risiko dan tanggung jawab, maka hasilnya juga semakin besar. 

10. Keterampilan dalam berorganisasi 

Wirausaha adalah seorang yang memiliki keterampilan luar biasa dalam mengatur pekerjaan dan sumber daya manusia. Mereka mampu memanfaatkan semua sumber daya secara produktif.

5 Jenis Wirausaha

Wirausaha adalah orang yang sering berada di balik kesuksesan perusahaan besar, startup, dan lainnya. Berikut adalah beberapa jenis wirausaha yang ada saat ini. 

1. Wirausaha bisnis kecil (small business) 

Pemilik atau wirausaha bisnis kecil sudah terbiasa mengambil risiko dan berinovasi. Seringkali, jenis wirausaha ini membuat nama untuk diri sendiri dan bisnisnya. 

Contohnya toko kelontong, toko roti, warung nasi, counter pulsa, dan lainnya.

2. Bisnis skalabel (scalable business) 

Struktur bisnis scalable yang sukses dikelola oleh wirausaha yang memiliki pola pikir revolusioner untuk mengubah industri tradisional. Wirausaha ini sangat inovatif, namun sering menanggung risiko keuangan yang tinggi. Sebab, mereka bertanggung jawab kepada investor untuk jutaan rupiah yang diinvestasikan. 

Contohnya pengusaha restoran, pengusaha laundry, pembudidaya ikan lele, dan lainnya. 

3. Bisnis besar (large business) 

Wirausaha di dalam perusahaan besar bisa disebut intrapreneur. Sebab, melakukan pekerjaan di dalam atau internal perusahaan. Intrapreneur dapat memiliki keterampilan khusus untuk mengembangkan produk baru.

Contohnya adalah pemilik pabrik sepatu, perusahaan konveksi, perusahaan minuman kemasan, dll. 

4. Wirausaha sosial

Wirausaha sosial adalah individu yang berinovasi dan mengembangkan penawaran, komunitas, atau bisnis untuk membantu memecahkan masalah sosial. Mereka didorong oleh aktivitas bertujuan sosial dan tidak memikirkan keuntungan materiil.

Contohnya adalah pendiri yayasan, panti asuhan, dll. 

5. Wirausaha teknologi

Jenis wirausaha ini memecahkan masalah dengan informasi, data, serta sumber daya yang dimiliki dan didukung basis teknologi terkini untuk mengembangkan produk/jasa tertentu. 

Contohnya pemilik software house, pengusaha Saas (Software as a Service), dll. 

5 Fungsi Wirausaha 

Pada dasarnya, banyak fungsi wirausaha bagi diri sendiri dan masyarakat luas. Berikut di antaranya: 

1. Sebagai inovator 

Wirausaha adalah seorang inovator yang mencoba mengembangkan teknologi, produk, dan pasar baru. Inovasi ini berkaitan dengan cara atau metode untuk menjalankan sesuatu dengan cara baru.

Misalnya, memperkenalkan teknik baru, produk dan jasa baru, pengembangan pasar baru, dll. Wirausaha memiliki kemampuan kreatif untuk melakukan hal-hal baru dan memanfaatkan peluang di pasar. 

2. Sebagai penanggung risiko 

Pengusaha menanggung risiko bisnis dan siap menghadapi kerugian yang mungkin muncul karena hal tak terduga. Kesiapan dalam mengambil risiko ini memungkinkannya untuk mengambil inisiatif dalam mencoba hal baru. 

Selain itu, wirausaha juga mengembangkan produk atau jasa agar muncul produk baru. Hal ini membantu memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan perusahaan. 

3. Sebagai promotor

Biasanya, wirausaha mendirikan perusahaan kecil sebagai pemilik tunggal. Tapi, sekarang banyak wirausaha yang mengambil peran sebagai promotor perusahaan saham gabungan yang besar. 

Sebagai promotor, wirausaha yang menyusun ide bisnis, melakukan studi kelayakan usaha, mengambil langkah untuk mendaftarkan perusahaan, serta mengumpulkan modal untuk perusahaan dari publik dan sumber lainnya. 

Jadi, wirausaha sebagai promotor tidak hanya mendirikan perusahaan saja. Tetapi, ikut menyelesaikan semua formalitas hukum, seperti registrasi usaha, pengumpulan modal, saham publik, dan lainnya. 

4. Sebagai penyedia modal 

Kebanyakan wirausaha memulai bisnis dengan modal tabungan sendiri atau sumber daya mereka sendiri. Maka itu, wirausaha juga bisa disebut sebagai penyedia modal. 

Tetapi, ada juga beberapa wirausaha yang mendapat pinjaman dari bank atau lembaga keuangan untuk meningkatkan kredibilitas dan capital risk. Wirausaha sengaja menjalin kemitraan dengan bank untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, investor, dan mitra bisnis. 

5. Sebagai manajer 

Dalam kebanyakan kasus, wirausaha harus mengambil peran manajerial. Sebagai seorang manajer, wirausaha harus merancang, mengatur, mengarahkan, mengendalikan, serta merencanakan kegiatan bisnis. 

Termasuk, merekrut pegawai dan mengkoordinasikan kegiatan operasional serta memotivasi agar dapat bekerja lebih produktif.

cta wirausaha adalah

Seiring waktu, ketika skala bisnis tumbuh pesat, wirausaha dapat mempekerjakan manajer profesional untuk mengelola perusahaan secara efektif. Bukan hanya itu, wirausaha juga dapat menggunakan software akuntansi modern untuk mengelola keuangan bisnis tanpa ribet. 

Software Akuntansi Online Nesto dirancang untuk mempermudah tugas-tugas administratif perusahaan secara otomatis, termasuk penggajian karyawan, paybill, penagihan, membuat faktur tagihan, hingga membuat laporan keuangan otomatis.

Kalau ada yang praktis dan mudah, kenapa pembukuan bisnis harus ribet dan manual? Tersedia paket langganan terjangkau bagi wirausaha dan pelaku UMKM mulai dari Rp180k per bulan. Yuk, pakai dulu FREE Trial 3 bulan aplikasi Nesto untuk membuktikan keunggulan fitur-fiturnya!

Jangan lupa juga untuk follow Instagram @nesto.id untuk mendapatkan informasi penting lainnya.

Leave a Comment